Google Phone

Google rupanya juga tidak tahan melihat perkembangan jumlah telepon seluler di dunia yang meningkat pesat. Baru-baru ini Google mengumumkan bahwa positif akan meluncurkan Google phone. Untuk pasar Asia, telepon seluler dari Google ini akan diproduksi oleh HTC. Google phone sendiri memasukkan berbagai aplikasi layanan Google selama ini yang kita kenal, ke dalam perangkat lunak yang terpasang pada telepon seluler. Sedangkan di Amerika, Google akan bekerja sama dengan operator besar yaitu Verizon. Dengan Google phone ini, Google berupaya menambah pemakaian situs search engine-nya ke para pemakai telepon seluler. Walaupun selama ini, pengguna smartphone dan PDA telah dapat dengan relatif mudah mengakses Google melalui built-in browser, tetapi tampaknya Google ingin melangkah lebih jauh dengan segmen pengguna yang tidak terlalu tech savvy.

Google sendiri memiliki kompetensi yang sangat hebat dalam bidang programming sehingga, Google phone merupakan ekspansi Google untuk melakukan leverage atas kompetensi ini. Ke depan sendiri Google telah serius melakukan kolaborasi dengan berbagai vendor hardware dan software terkemuka dengan membentuk Open Handset Alliance (http://www.openhandsetalliance.org).  Dalam situs ini, Google mengungkapkan visinya bahwa ke depan sebuah ponsel akan memiliki kemampuan komputasi yang tinggi, karena akan memiliki beberapa chip yang terdedikasi untuk berbagai tugas yang berbeda, yaitu CPU, chip grafis, dan juga chip-chip lain. Sehingga sudah saatnya para perancang hardware dan software duduk bersama untuk memaksimalkan kecenderungan ini. Berbagai brand terkemuka seperti Intel, Nvidia, Synaptics, Samsung dan masih banyak yang lain dirangkul oleh Google untuk mengembangkan telepon seluler dan sistem operasi beserta aplikasi-aplikasinya yang bersifat open source. Tentu inisifatif Google ini menarik karena sistem open source memungkinkan setiap pengembang aplikasi meluncurkan dan menjual aplikasi masing-masing, sehingga sistem operasi ponsel dari Google ini, yang sampai saat ini belum jelas brand-nya, sangat potensial akan menjadi sistem operasi ponsel yang sangat powerful seperti pada Symbian version 9.1 pada ponsel-ponsel Nokia.

Akan menarik untuk melihat perkembangan ini dari sudut pandang Wall Street. Apakah harga saham Google akan naik di mata para investor, trader, dan analis? Kita tunggu saja!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: