Menemukan Kembali Arti Online Marketing Dilihat Dari Perspektif Strategic

Menemukan Kembali Arti Online Marketing Dilihat Dari Perspektif Strategic

oleh Beta Ismawan (Squirrel Consulting -https://squirrelconsulting.wordpress.com)

Seiring dengan terus meningkatnya jumlah pengguna Internet di Indonesia, maka kita sebagai marketer harus dengan cepat memaanfaatkan media ini sebagai salah satu marketing channel secara efektif. Pada awalnya, karena orang yang menggunakan dan beraktivitas di dalam Internet disebut sedang “online”, maka semua aktivitas yang dilaksanakan melalui media Internet pun dibubuhi awalan “online”. “Online banking”, “online marketing”, “online store”, “online community”, dan berbagai istilah lain sering kita dengar.

Namun demikian, kita perlu menemukan kembali apa sebenarnya arti kata “online” tersebut. Di dalam marketing, sejak awal tahun 2000-an kita pun mengenal istilah “online marketing”. Jika kita googling, maka berbagai sumber di Internet mendefinisikan online marketing sebagai upaya pemasaran yang dilakukan melalui media Internet.

Jika melihat dari perspektif ini, tidak salah memang. Namun demikian, apakah benar bahwa “online marketing” dan “marketing tradisional” perlu dipisahkan? Dengan jumlah pengguna Internet di Indonesia telah mencapai angka 25 juta orang (data tahun 2007 dari APJII), maka online marketing dan marketing tradisional akan menyatu. Janji yang kita berikan dalam iklan-iklan online harus menggunakan bahasa yang sama dengan iklan yang kita luncurkan di media tradisional seperti TV, radio, billboard, serta berbagai below the line event.

Akan tiba saat di mana Internet menjadi sebuah kelaziman dan biaya koneksi begitu murahnya. Di saat itu, tidak akan ada lagi batasan antara online marketing dan marketing tradisional. Bahkan marketing di dunia yang sepenuhnya wired (di mana konsumen saling terkoneksi dengan Internet) akan berbeda lingkungan strategic-nya dibandingkan marketing di kondisi pasar yang belum wired. Interaksi antar konsumen begitu mudah, reputasi produk dan merek dipertaruhkan setiap hari, sehingga kita harus bekerja lebih smart mengelola merek dan marketing effort kita.

Sebelum saat itu tiba, sekarang waktunya bagi kita benar-benar menyatukan antara online marketing dan traditional marketing, sehingga marketing effort yang kita kerjakan menjadi benar-benar integrated dan menghasilkan dorongan maksimal untuk pertumbuhan perusahaan.

———————————————

perhatian : dilarang meng-copy artikel ini tanpa ijin tertulis dari Squirrel Consulting.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: