Joy Tea dari Sosro

December 4, 2007

Teh Sosro baru saja meluncurkan brand baru yaitu Joy Tea. Positioning-nya amat jelas : “Teh dengan anti oksidan untuk menangkal radikal bebas, dari Ahlinya”. Sesuai tren gaya hidup sehat saat ini, positioning ini begitu tepat. Apalagi dengan TVC yang sangat engaging membuat sukses brand ini tinggal menunggu waktu saja, dan hanya tinggal tergantung dari kecermatan distribusi armada penjualan Sosro. Setelah selama ini sibuk dengan Fruit Tea dan Tebs, Sosro tampaknya melihat ceruk pasar baru yaitu mereka yang sadar kesehatan. Bagi penduduk Jakarta dan kota-kota besar, tampaknya benefit yang ditawarkan cukup mengena. Apalagi dalam TVC ditunjukkan dengan eksplisit faktor-faktor yang menimbulkan radikal bebas yaitu stres dan polusi. Serta ditambah ekspresi gembira model setelah mengkonsumsi Joy Tea, membuat before and after effect dapat dikomunikasikan dengan jelas.

Untuk tetap menjaga momentum bergulirnya brand baru, Joy Tea perlu memikirkan berbagai langkah brand activation dan brand building yang berkelanjutan, sehingga Joy Tea menjadi “seorang teman untuk mencapai hidup lebih sehat”. Bicara mengenai produk minuman, salah satu brand yang begitu kuat brand image dan brand equity-nya adalah Teh Botol Sosro, Pocari Sweat, dan Aqua. Teh Botol Sosro berhasil melakukan rejunevasi dengan tagline yang fenomenal, “Apapun makanannya, minumnya Teh Botol Sosro”. Adapun Pocari Sweat dan Aqua kasusnya agak mirip, karena keduanya merupakan first entrant di kategori masing-masing. Posisi Pocari Sweat terutama yang kaleng sangat sulit digeser oleh para challenger seperti Isotonik, dan lain-lain. Hanya Pocari Sweat agak terlambat di line botol, karena di sini Mizone begitu kuat, apalagi terakhir dengan semua kampanye Maxxibilities-nya.

Mari kita lihat nasib Joy Tea ke depan. Sebuah awal yang bagus, tetapi tentu saja sebuah brand tidak dapat berkembang jika dibiarkan begitu saja. Support yang berkelanjutan dalam bentuk kampanye iklan dan TVC yang mengena akan diperlukan. Jika boleh ber-analogi, Joy Tea seperti tanaman, tunasnya sudah tumbuh dengan baik. Tinggal menjaga saja agar tidak diganggu oleh para kompetitor dalam brand identity-nya.